<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?> 
  <rss version="2.0"><channel> 
				<title>RSS WartaPRO</title> 
				<description>wartapro.com merupakan media online yang mempublikasikan serta memberikan informasi secara profesional, cepat dan akurat.</description>
				<link>https://wartapro.com/berita</link> 
				<language>id-id</language><item>
						                <title>Halal Bhihalal di PAC ISNU Purwosari sambil serahkan Buku</title>
						                <link>https://wartapro.com/berita/berita/detail/halal-bhihalal-di-pac-isnu-purwosari-sambil-serahkan-buku</link>
						                <description>PAC ISNU Purwosari Gelar Halal Bihalal, Kang Subari Serahkan Buku "Manajemen Pendidikan Berbasis Cinta dan Kasih Sayang"Purwosari, 11 April 2026,Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai acara Halal Bihalal yang digelar Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Purwosari, Sabtu (11/4). Bertempat di AULA SMK, Al INAYAH, Kemantren Purwosari, kegiatan ini dihadiri puluhan anggota ISNU, tokoh masyarakat, serta pengurus banom NU setempat.Acara dibuka dengan pembacaan shalawat, dilanjutkan sambutan Ketua PAC ISNU Purwosari,  Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya Halal Bihalal sebagai momentum memperkuat ukhuwah dan menyatukan kembali semangat pengabdian sarjana NU kepada umat.  Peluncuran Buku oleh Kang Subari, Momen spesial dalam acara ini adalah penyerahan buku karya Kang Subari berjudul “Manajemen Pendidikan Berbasis Cinta dan Kasih Sayang” Buku tersebut secara simbolis diserahkan langsung oleh Kang Subari kepada Ketua PC ISNU Pasuruan yang di Terima oleh Dr. H. Ahmad Adip Muhdi. M.HiDalam sambutannya, Kang Subari menyampaikan bahwa buku ini ditulis dari pengalaman mendampingi lembaga pendidikan berbasis pesantren. “Pendidikan tidak cukup dengan kurikulum dan fasilitas. Harus ada ruh cinta dan kasih sayang agar melahirkan generasi yang berilmu sekaligus berakhlak,” ujarnSelain itu juga Ketua PAC ISNU Purwosari, menyerahkan buku catatan kumpulan puisi yang di bukukan yang di serahkan kepada Ketua PC ISNU kabupaten Pasuruan, Dr. Ahmad Adip Muhdi, dua karya tersebut dan berharap bisa menjadi pemicu kader sarjana ISNU lainnya.  “Ini bukti bahwa kader ISNU tidak hanya aktif berorganisasi, tapi juga produktif dalam literasi,” tegas nya. Acara dilanjutkan dengan sambutan sambutan,ketia PAC ISNU Purwosari dan Tuan Rumah ustadz Memet. Sedangakan dari PC ISNU Pasuruan yang disampaikan oleh Dr. Ahmad Adip Muhdi, MH.I, Beliau mengingatkan bahwa tradisi Halal Bihalal adalah warisan ulama Nusantara untuk merajut silaturahmi dan saling memaafkan. Kegiatan diakhiri dengan doa bersama, ramah tamah, dan foto bersama seluruh peserta. Para hadirin juga mendapat kesempatan membawa pulang buku karya Kang Subari yang dibagikan secara terbatas.Dengan terselenggaranya Halal Bihalal ini,di purwosari, ini sebagai awal perjuangan dan bisa di tiru oleh PAC PAC ISNU lainnya. Dr. Ahmad Adip Muhdi, M. Hi, ketua PC ISNU Pasuruan, berharap sinergi antar sarjana NU semakin kuat dan mampu melahirkan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan dan masyarakat." Katanya.</description>
					                </item><item>
						                <title>Halal Bhihalal di PAC ISNU Purwosari sambil serahkan Buku</title>
						                <link>https://wartapro.com/berita/berita/detail/halal-bhihalal-di-pac-isnu-purwosari-sambil-serahkan-buku</link>
						                <description>PAC ISNU Purwosari Gelar Halal Bihalal, Kang Subari Serahkan Buku "Manajemen Pendidikan Berbasis Cinta dan Kasih Sayang"Purwosari, 11 April 2026,Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai acara Halal Bihalal yang digelar Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Purwosari, Sabtu (11/4). Bertempat di AULA SMK, Al INAYAH, Kemantren Purwosari, kegiatan ini dihadiri puluhan anggota ISNU, tokoh masyarakat, serta pengurus banom NU setempat.Acara dibuka dengan pembacaan shalawat, dilanjutkan sambutan Ketua PAC ISNU Purwosari,  Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya Halal Bihalal sebagai momentum memperkuat ukhuwah dan menyatukan kembali semangat pengabdian sarjana NU kepada umat.  Peluncuran Buku oleh Kang Subari, Momen spesial dalam acara ini adalah penyerahan buku karya Kang Subari berjudul “Manajemen Pendidikan Berbasis Cinta dan Kasih Sayang” Buku tersebut secara simbolis diserahkan langsung oleh Kang Subari kepada Ketua PC ISNU Pasuruan yang di Terima oleh Dr. H. Ahmad Adip Muhdi. M.HiDalam sambutannya, Kang Subari menyampaikan bahwa buku ini ditulis dari pengalaman mendampingi lembaga pendidikan berbasis pesantren. “Pendidikan tidak cukup dengan kurikulum dan fasilitas. Harus ada ruh cinta dan kasih sayang agar melahirkan generasi yang berilmu sekaligus berakhlak,” ujarnSelain itu juga Ketua PAC ISNU Purwosari, menyerahkan buku catatan kumpulan puisi yang di bukukan yang di serahkan kepada Ketua PC ISNU kabupaten Pasuruan, Dr. Ahmad Adip Muhdi, dua karya tersebut dan berharap bisa menjadi pemicu kader sarjana ISNU lainnya.  “Ini bukti bahwa kader ISNU tidak hanya aktif berorganisasi, tapi juga produktif dalam literasi,” tegas nya. Acara dilanjutkan dengan sambutan sambutan,ketia PAC ISNU Purwosari dan Tuan Rumah ustadz Memet. Sedangakan dari PC ISNU Pasuruan yang disampaikan oleh Dr. Ahmad Adip Muhdi, MH.I, Beliau mengingatkan bahwa tradisi Halal Bihalal adalah warisan ulama Nusantara untuk merajut silaturahmi dan saling memaafkan. Kegiatan diakhiri dengan doa bersama, ramah tamah, dan foto bersama seluruh peserta. Para hadirin juga mendapat kesempatan membawa pulang buku karya Kang Subari yang dibagikan secara terbatas.Dengan terselenggaranya Halal Bihalal ini,di purwosari, ini sebagai awal perjuangan dan bisa di tiru oleh PAC PAC ISNU lainnya. Dr. Ahmad Adip Muhdi, M. Hi, ketua PC ISNU Pasuruan, berharap sinergi antar sarjana NU semakin kuat dan mampu melahirkan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan dan masyarakat." Katanya.</description>
					                </item><item>
						                <title>Kang Subari Terbitkan buku Cinta dan kasih sayang  </title>
						                <link>https://wartapro.com/berita/berita/detail/kang-subari-terbitkan-buku-cinta-dan-kasih-sayang--</link>
						                <description>Syukuri dan Nikmati Di Usia Senja          oleh : kang Subari. Pengamat pendidikan di pasuruan, Kang Subari, di usia 55 tahun, masih sangat aktif dan produktif. Berikut beberapa hal yang ia lakukan:1.Menulis Buku, Kang Subari telah menulis beberapa buku, termasuk "Manajemen Memakmurkan Masjid", "Manajemen Pendidikan", dan "Deep Learning Berbasis Cinta dan Kasih Sayang".2.Masih semangat untuk Mengajar Ia masih aktif mengajar sebagai Guru ASN dan membimbing siswa-siswi di sekolah.3.Penelitian, Kang Subari sedang menyelesaikan Disertasi untuk meraih Gelar Doktor Manajemen Pendidikan, yang berfokus pada implementasi kurikulum berbasis cinta di MAN 1 Pasuruan.4.Aktif di Media Online, Ia aktif menulis artikel dan konten di media online, membagikan ilmu dan pengalaman kepada masyarakat.5.Pegiat Literasi, Kang Subari dikenal sebagai pegiat literasi nasional dan telah menerima penghargaan atas kontribusinya dalam meningkatkan literasi di Indonesia.Trik yang dilakukan oleh Kang Subari:1.Tetap Belajar meski sudah usia, Ia terus belajar dan mengembangkan diri, baik melalui membaca buku, mengikuti seminar, atau menyelesaikan pendidikan tinggi.2.Aktif Menulis, meski di usia 55 Kang Subari tetap membagikan ilmu dan pengalaman melalui tulisan, baik di media online maupun buku.3.Menginspirasi Orang Lain, Ia membagikan motivasi dan inspirasi kepada orang lain, terutama siswa-siswi dan guru-guru.4.Tetap Sabar dan Istiqomah, Kang Subari menekankan pentingnya kesabaran dan istiqomah dalam mencapai tujuan.Semoga Kang Subari terus diberkahi dan diberikan umur yang panjang, serta ilmunya dapat bermanfaat bagi banyak orang. Anda ingin koleksi bukunya kontak kangsobari71@gmauil.com Amin.</description>
					                </item><item>
						                <title>ISNU pasuruan Raya ajak silaturahim memperkuat tali persaudaraan</title>
						                <link>https://wartapro.com/berita/berita/detail/isnu-pasuruan-raya-ajak-silaturahim-memperkuat-tali-persaudaraan</link>
						                <description>Pasuruan,wartapro.comUntuk mempererat tali silaturahmi pada  Hari Raya Idul Fitri 1447 H, pengurus Ikatan sarjana Nahdlatul ulama  (ISNU) kabupaten Pasuruan, mengajak silaturahmi dan saling memaafkan. Momen hari Raya Idul Fitri menjadi saat yang tepat untuk kembali ke fitrah dan mempererat tali persaudaraan. Dr. H. Ahmad Adip Muhdi M. Hi Ketua Pimpinan Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PC ISNU) Kabupaten Pasuruan,  mengajak dan menjaga kelestarian tradisi silaturahmi sebagai fondasi kekuatan umat dan bangsa.Menurut Dr. Adip, Idulfitri bukan sekadar perayaan kemenangan setelah sebulan berpuasa, melainkan momentum transformasi spiritual untuk menjadi pribadi yang lebih peduli terhadap sesama.“Silaturahmi adalah energi sosial kita. Di tengah gempuran era digital, tradisi saling berkunjung dan memaafkan secara langsung harus tetap dijaga kelestariannya. Ini adalah warisan luhur yang memastikan kohesi sosial kita tetap kokoh,” ujar Dr. Adip dalam pesan refleksi Idulfitrinya.Ia menambahkan bahwa bagi kaum sarjana dan intelektual NU, silaturahmi juga menjadi sarana untuk mendiskusikan gagasan dan solusi bagi permasalahan masyarakat di Kabupaten Pasuruan.Sebagai pimpinan organisasi, Dr. Ahmad Adip Muhdi secara rendah hati menyampaikan permohonan maaf yang mendalam, baik atas nama pribadi maupun keluarga.“Secara pribadi dan keluarga, saya memohon maaf lahir dan batin apabila selama saya mengemban amanah memimpin PC ISNU Kabupaten Pasuruan terdapat kekurangan, kekhilafan, maupun hal-hal yang kurang berkenan di hati,” tuturnya.Ia juga memberikan catatan reflektif mengenai perjalanan organisasi. Sejauh ini, PC ISNU Kabupaten Pasuruan telah berupaya aktif menjadi mitra strategis bagi berbagai pihak dan memberikan kontribusi maksimal dalam pembangunan daerah berbasis ilmu pengetahuan. Namun, ia menyadari bahwa sebagai organisasi, kesempurnaan adalah hal yang terus diperjuangkan.“Kami menyadari masih banyak kekurangan dalam menjalankan roda organisasi. Oleh karena itu, kami menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada: Jajaran Pengurus PC ISNU Kabupaten Pasuruan, Pimpinan Anak Cabang (PAC) ISNU se-Kabupaten Pasuruan, PCNU Kabupaten Pasuruan selaku orang tua kami serta.PW ISNU Jawa Timur selaku pembina kami”“Kekurangan yang ada akan kami jadikan bahan evaluasi untuk terus berbenah, agar ISNU semakin memberikan dampak nyata bagi umat dan bangsa di masa depan,” pungkasnya.</description>
					                </item><item>
						                <title>Warga Kraton lestarikan Budaya Mada mada</title>
						                <link>https://wartapro.com/berita/berita/detail/warga-kraton-lestarikan-budaya-mada-mada</link>
						                <description>Mada-mada adalah tradisi yang masih dilestarikan di Desa Kraton, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. Namun, saya tidak menemukan informasi spesifik tentang asal usul mada-mada di Desa Kraton.Kecamatan Kraton sendiri memiliki 25 desa dan dikenal sebagai salah satu sentra perikanan tangkap dan budidaya menggunakan tambak di Kabupaten Pasuruan. Desa Kraton juga memiliki beberapa tempat terkenal, seperti Pondok Pesantren Sidogiri dan makanan khas Kupang Kraton. Dan nama stasiun kraton. Camat kraton Dokter Ugik, di sampingi sekretaris Camat. Mohammad Syafi'i, M. Pd serta perangkat kecamatan kraton ikut menyambut kedatangan warga untuk ikut halal bihalal di pendopo kecamatan kraton. Warga yang ikut halal bihalal di suguhi jajan riyoyo boleh di makan di lokasi atau bawa pulang. Menurut sejarah asal usul mada mada ini dulu saat selesai sholat iedul fitri sore harinya warga melakukan salam salaman dengan warga dari ujung utara dan selatan serta timur ketemu di kantor pendopo di kecamatan kraton. Acara ini sudah berlangsung dari turun temurun hingga saat ini. Siapa pun yang menjadi camat kraton harus ada dan menemui warga yang ingin halal bihalal. Menurut kades Kraton M. Anas tradisi ini asal muasal dari tradisi masyarakat Desa Kraton. Kita melestarikan nya " Tuturnya. Sementara kang Subari pengamat serta pegiat literasi tinggal di pasuruan ini, menyarankan agar budaya ini tetap di lestarikan, jika bisa kedepan bisa di daftar kan ke dinas Kebudayaan Indonesia. Agar mendapatkan pembinaan lebih lanjut agar lestari. (Sob/tim) </description>
					                </item><item>
						                <title>Bupati Pasuruan H. Rusdi Sutejo Sholat ied di Masjid Jamik Bangil</title>
						                <link>https://wartapro.com/berita/berita/detail/bupati-pasuruan-h-rusdi-sutejo-sholat-ied-di-masjid-jamik-bangil</link>
						                <description>Pasuruan,wartapro.comBupati Pasuruan, H. Rusdi Sutejo, melaksanakan sholat Idul Fitri 1447 H di Masjid Agung Jamik Bangil. Setelah sholat, beliau memberikan sambutan yang hangat dan penuh makna.Dalam sambutannya, Mas Rusdi - sapaan akrab Bupati Pasuruan - mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh jamaah dan masyarakat Pasuruan. Beliau juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momen Idul Fitri sebagai kesempatan untuk memperkuat silaturahmi dan mempererat tali persaudaraan.Mas Rusdi juga mengimbau masyarakat untuk melaporkan kepada pemerintah jika ada warga yang membutuhkan bantuan, seperti anak-anak putus sekolah atau warga miskin yang belum mendapatkan bantuan. Beliau juga memohon doa agar rencana pembangunan di Kabupaten Pasuruan, seperti Revitalisasi Alun-Alun Bangil dan pembangunan jalan lingkar, dapat berjalan lancar. Selain itu, Mas Rusdi juga menginstruksikan kepada seluruh pegawai Pemkab Pasuruan untuk memanfaatkan liburan Idul Fitri untuk memperkuat silaturahmi dengan keluarga dan berhati-hati saat berkendara. H. Ahmad Basyir Hamid, takmir masjid Jamik mengatakan, iya Al Alhamdulillah Rombongan Muspida Bupati Pasuruan, sabtu, 21/3/2026, melaksanakan sholat iedul Fitri 1447 H, setelah sholat ied ramah tamah di ruang pertemuan di lantai 2 masjid Jamik Bangil  foto bersama di dampingi pengurus takmir masjid. (Sob/tim)</description>
					                </item><item>
						                <title>Satu Guru satu Aplikasi</title>
						                <link>https://wartapro.com/berita/berita/detail/satu-guru-satu-aplikasi</link>
						                <description>*Satu Guru Satu Aplikasi: Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Era Digital*Buku ini mengulas pentingnya guru mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Dengan adanya aplikasi yang tepat, guru dapat memudahkan proses belajar mengajar dan meningkatkan efektivitas pembelajaran.Penulis, Subari, SE, M.Pd, mengajak guru untuk memilih aplikasi yang cerdas dan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran. Buku ini akan membahas:- Bagaimana memilih aplikasi yang tepat untuk pembelajaran- Cara mengintegrasikan aplikasi dalam proses belajar mengajar- Manfaat aplikasi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran- Tips dan trik menggunakan aplikasi untuk meningkatkan efektivitas pembelajaranDengan buku ini, guru dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam menggunakan teknologi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan mencapai tujuan pendidikan yang lebih baik.</description>
					                </item><item>
						                <title>BUANG SAMPAH DI SEMBARANGAN TEMPAT HARAM HUKUMNYA</title>
						                <link>https://wartapro.com/berita/berita/detail/buang-sampah-di-sembarangan-tempat-haram-hukumnya</link>
						                <description>BUANG SAMPAH Di SUNGAI HARAM.            Oleh : Ustsdz Subari            Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa yang mengharamkan membuang sampah ke sungai, danau, dan laut. Fatwa ini merupakan bentuk tanggung jawab moral dalam menjaga kelestarian lingkungan. Menurut Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Ekonomi MUI, Hazuarli Halim, fatwa ini lahir dari keprihatinan atas kerusakan lingkungan yang semakin nyata. ¹Ustadz Subari, pegiat lingkungan, menyambut baik fatwa ini sebagai langkah baik bagi warga Indonesia untuk cinta lingkungan, yang merupakan sebagian dari iman. "Membuang sampah ke sungai, danau, dan laut bukan hanya melanggar aturan, tetapi juga bertentangan dengan prinsip menjaga kemaslahatan," kata Hazuarli.Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, juga menyambut baik fatwa ini dan menekankan bahwa pengelolaan sampah harus dilakukan secara menyeluruh, dimulai dari pengurangan di sumber, peningkatan literasi publik, dan penegakan hukum yang konsisten.Surat Keputusan MUI tentang fatwa ini belum disebutkan secara spesifik, namun diharapkan dapat menjadi acuan bagi masyarakat untuk menjaga lingkungan dan mencegah pencemaran sungai dan laut.Ustadz Subari menambahkan bahwa cinta lingkungan adalah bagian dari iman, dan fatwa ini dapat menjadi motivasi bagi warga Indonesia untuk lebih peduli dengan lingkungan. Denda dan hukuman untuk masyarakat yang membuang sampah di sungai telah diatur dalam Fatwa MUI Nomor 41 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Sampah untuk Mencegah Kerusakan Lingkungan. Meskipun tidak disebutkan secara spesifik besaran denda, namun fatwa ini menegaskan bahwa mubazir, israf, dan tabdzir hukumnya haram.Beberapa hukuman yang mungkin diterapkan bagi yang membuang sampah di sungai, antara lain:Denda Besaran denda belum disebutkan secara spesifik, namun pemerintah daerah dapat menetapkan sanksi administratif berupa denda sesuai dengan peraturan daerah masing-masing.Kurungan atau hukuman, Selain denda, pelaku juga dapat dikenakan hukuman kurungan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Pelaku juga dapat dikenakan hukuman kerja sosial untuk membersihkan lingkungan sekitar.Fatwa MUI ini juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan. Menurut Ustadz Subari, pegiat lingkungan, yang pernah mendapatkan penghargaan dari Gubernur Jawa Timur  ini menyambut baik fatwa MUI ini sebagai langkah baik bagi warga Indonesia untuk sadar dan cinta lingkungan, yang merupakan sebagian dari iman. Bahkan dia menyarankan bukan hanya buang sampah di sungai saja yang haram tetapi juga yang membuang sampah di sembarangan tempat itu juga bisa di kategorikan juga haram, karena mengganggu lingkungan dan  membuat hidup orang lain tidak nyaman dan tidak karena lingkungannya di cemari oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa yang mengharamkan membuang sampah ke sungai, danau, dan laut. Fatwa ini tercantum dalam Nomor 4/Munas XI/MUI/2025 dan merupakan bentuk tanggung jawab moral dalam menjaga kelestarian lingkungan.Di kutif dari Isi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebagai berikut ;Membuang sampah ke sungai, danau, dan laut hukumnya haram karena dapat mencemari sumber air dan membahayakan kesehatan manusia serta makhluk hidup lainnya. Masyarakat dianjurkan untuk mengurangi penggunaan plastik, memilah sampah, dan mengolah sampah organik menjadi kompos. Pemerintah diminta untuk meningkatkan pengawasan dan penegakan hukum terhadap pelanggaran pembuangan sampah ke sungai, danau, dan laut.Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, menyambut baik fatwa ini sebagai langkah strategis dalam membangun perubahan perilaku masyarakat untuk lebih disiplin dalam mengelola sampah.</description>
					                </item><item>
						                <title>ISNU Pasuruan Raya Gelar Buka Bersama dan Bedah Buku </title>
						                <link>https://wartapro.com/berita/berita/detail/isnu-pasuruan-raya-gelar-buka-bersama-dan-bedah-buku-</link>
						                <description>Pasuruan - wartapro. com Anggota Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) cabang Pasuruan menggelar acara Buka Puasa Bersama dan lounching bedah buku di Rumah Makan Apung Kejayan, Pasuruan, pada hari Senin (14/3). Acara ini dihadiri oleh sejumlah anggota ISNU Pasuruan dan tamu undangan lainnya.Sambil menunggu waktu buka puasa, acara dilanjutkan dengan bedah buku karya Dr. Saiful Bahri, MM, yang berjudul "Integrasi Keuangan". Buku ini membahas tentang bagaimana menggunakan keuangan dalam sistem Islam."Integrasi keuangan adalah konsep yang sangat penting dalam Islam," kata Dr. Saiful Bahri dalam pemaparannya. "Kita harus memahami bagaimana mengelola keuangan kita sesuai dengan ajaran Islam, sehingga kita dapat mencapai kesejahteraan dan kebahagiaan."Acara bedah buku ini dipandu oleh moderator yang kompeten dan dihadiri oleh sejumlah akademisi dan praktisi keuangan. Mereka berdiskusi dan berbagi pengalaman tentang integrasi keuangan dalam kehidupan sehari-hari.Setelah bedah buku, acara dilanjutkan dengan buka puasa bersama. Anggota ISNU Pasuruan dan tamu undangan lainnya menikmati hidangan yang lezat dan berbuka puasa bersama-sama."Acara ini sangat bermanfaat dan inspiratif," kata salah satu peserta acara. "Kita harus terus belajar dan meningkatkan pengetahuan kita tentang keuangan Islam."Acara Buka Puasa Bersama dan bedah buku ini merupakan salah satu kegiatan ISNU Pasuruan dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang keuangan Islam. Dr. Ahmad Adip Muhdi. M.Pd. ketua Isnu Pasuruan Raya, mengatakan " terimakasih atas karya teman kita yang menulis buku tentang keuangan islam. Semoga Buku ber manfaat bagi umat yang mempelajari nya." (Sob/tim) </description>
					                </item><item>
						                <title>Kopi Sahabat Pak Dhe kopinya para pecinta kopi</title>
						                <link>https://wartapro.com/berita/berita/detail/kopi-sahabat-pak-dhe-kopinya-para-pecinta-kopi</link>
						                <description>Kopi Sahabat Pak Dhe, sebuah kopi premium yang berasal dari lereng pegunungan Penanggungan, Pasuruan, Jawa Timur, kini menjadi pilihan favorit bagi mereka yang ingin menikmati kopi berkualitas tinggi. Dengan menggunakan biji kopi Robusta nusantara yang baru diroasting, Kopi Pak Dhe menawarkan rasa yang kuat dan aroma yang khas PasuruanWakil Bupati Pasuruan KH. Shobih Asrori memegang kopi sahabat Pak dhe kemasan 1/2 Kg. saat mengunjungi stand Pameran di pendopo Pasuruan, sempat mencicipi dan berkata "Mantap Kopinya." Semoga laris, katanya. Gus Shobih panggilan Akrabnya, Sambil foto dengan peracik kopi merk Sahabat Pak De kang Subari. "Kopi ini sangat cocok sebagai oleh-oleh mudik atau sebagai sangu dalam perjalanan untuk menghindari rasa ngantuk."Selain itu, Kopi Pak Dhe juga bisa di campur dalam bentuk kopi susu yang menggunakan susu segar tanpa pengawet, sehingga sangat aman untuk dikonsumsi. Jika Anda ingin mencicipi Kopi Sahabat Pak Dhe, Anda bisa mengunjungi beberapa cafe di Pasuruan yang menyajikan kopi ini, seperti Cafe  Pandaan, Cafe Kedai warung kopi atau Cafe Di sekitar jalan masjid Gusdur kraton Bendungan, Bangil hingga pasuruan. Namun, jika Anda ingin membeli kopi ini sebagai oleh-oleh, Anda bisa membelinya secara online . Harga Sahabat Murah dan terjangkau oleh lapisan masyarakat. Jadi, tunggu apa lagi? Coba Kopi Sahabat Pak Dhe sekarang dan rasakan sedap, gurih dan kenikmatannya! Pesan bisa melalui agen dan melalui email. Kangsobari71@gmail.com</description>
					                </item></channel>
  	</rss>